STRATEGI IT DALAM FASHION ONLINE BERRYBENKA

          Teknologi tidak lagi merupakan pemikiran terakhir dalam membentuk strategi bisnis, tetapi merupakan penyebab dan penggerak yang sebenarnya. Teknologi informasi dapat mengubah cara berbagai bisnis bersaing. Jadi, kita harus melihat sistem informasi secara strategis, yaitu merupakan jaringan kompetitif yang penting, sebagai jalan untuk pembaruan organisasi, dan sebagai investasi penting dalam teknologi yang dapat membantu perusahaan mengadopsi proses strategis dan bisnis yang memungkinkannya untuk merekayasa ulang atau mengubah diri agar dapat bertahan hidup serta berhasil dalam lingkungan bisnis saat ini yang dinamis.

          Perusahaan dapat bertahan hidup dan berhasil dalam jangka panjang hanya jika perusahaan tersebut berhasil mengembangkan strategi untuk menghadapi lima tekanan kompetitif yang membentuk struktur persaingan dalam industrinya. Dalam model klasik Michael Porter mengenai strategi kompetitif, bisnis apapun yang ingin bertahan hidup dan berhasil harus mengembangkan dan mengimplementasikan berbagai strategi untuk secara efektif mengatasi (1) persaingan dari para pesaing dalam industrinya, (2) ancaman pemain baru dalam industri dan pasarnya, (3) ancaman yang dihadapi karena adanya produk pengganti yang dapat mengambil pangsa pasar, (4) daya tawar pelanggan, dan (5) daya tawar pemasok. Berikut ini akan dijelaskan langkah yang akan diambil oleh Direktur IT pada toko fashion online Berrybenka untuk menghadapi ke lima  tantangan tersebut  dalam lingkungan persaingan.

Pendatang Baru

Bisnis online BerryBenka adalah binis online (e-commerce)  dari penjual ke konsumen atau sering disebut business to consumers (B2C) yang memasarkan produknya melalui jaringan komputer atau melalui internet. Bisnis online seperti sangatlah menguntungkan karena dengan bisnis online kita akan meminimalkan pengeluaran karena dalam bisnis online tidak diperlukan toko fisik sehingga mengurangi biaya penyewaan (leassing). Bisnis online ini juga dapat memudahkan konsumen untuk bertransaksi karena bisnis ini memiliki sistem yang mudah yang dibutuhkan adalah hanya perangkat komputer atau android dan jaringan internet dengan begitu para konsumen dapat memenuhi keinginannya dengan barang-barang yang disediakan oleh bisnis online tersebut.

E-commerce BerryBenka telah menyediakan berbagai produk seperti pakaian untuk wanita, laki-laki, dan anak-anak. BerryBenka juga menyediakan berbagai asesoris. Dengan begitu konsumen dapat memilih produk yang mereka inginkan dengan melihat gambar yang tersedia di web BerryBenka dari berbagai produk yang ada. Untuk sistem pembayarannya juga sangat mudah karena tidak ada toko fisik para konsumen tidak perlu membayar ke tokonya yang berpusat di jakarta tetapi konsumen dapat membayar dengan menggunakan pembayaran online karena di BerryBenka menyediakan berbagai sistem pembayaran bisa menggunakan pembayaran melalui kartu debit, kartu kredit, Visa, dan Mastercard. BerryBenka menyediakan pembayaran tunai atau disebut COD (Cash on Delivery) adalah metode pembayaran dimana Customer membayar barang yang dipesan pada saat barang diterima oleh Customer. Dengan beberapa syarat dan ketentuan karena masyarakat Indonesia yang masih menganggap belanja online sebagai sesuatu yang tidak aman dan rentan akan penipuan.

Strategi yang dilakukan BerryBenka dalam mengatasi pendatang baru adalah dengan melakukan bisnis online dengan memasarkan produknya di situs web http://berrybenka.com. Karena semakin berkembangnya media sosial di internet BerryBenka tidak mau ketinggalan BerryBenka juga memasarkan produk mereka di berbagai media sosial seperti : Instagram, Facebook, twitter, dan Youtube sehingga BerryBenka dapat menarik perhatian anak muda yang sekarang ini sedang aktif-aktifnya di media sosial.

Selain itu untuk mengatasi ancaman pendatang baru lainnya BerryBenka juga menyediakan fitur gambar yang menarik dan profesional sehingga menarik perhatian konsumers. Di Berrybenka juga terdapat produk-produk yang eksklusif hanya dijual di situs Berrybenka. Strategi selanjutnya yang dapat di lakukan adalah  dengan menampilkan banyak pilihan brand dan kategori  di situs web dan media sosial. Di Berrybenka, kita dapat menemui begitu banyak merk lokal. Merk-merk tersebut memiliki style-nya sendiri-sendiri dan Berrybenka mengelompokkan style-style tersebut agar calon pembeli lebih mudah dalam memilih.Sebelum menjalin kontrak konsinyasi, Berrybenka juga menyeleksi terlebih dahulu produk-produk yang akan dititipkan. Maka dari itu, produk-produk yang ditawarkan adalah produk pilihan dan terjamin kualitasnya, sehingga konsumers tidak akan kecewa saat membeli produk yang ada di BerryBenka.

Strategi yang lain yaitu dengan pelayanan yang cepat karena barang BerryBenka sudah ada di gudang, maka begitu ada transaksi, Berrybenka bisa langsung mengambil dari gudangnya dan proses pengiriman menjadi lebih cepat. Selain itu masih ada lagi strategi yang di lakukan yaitu dengan memberikan voucher belanja disini Berrybenka memberikan voucher belanja sebesar Rp 50.000,00 bagi Anda yang baru pertama kali berbelanja di Berrybenka. Dan juga BerryBenka juga menyediakan pembayaran langsung atau Cash On Delivery (COD) yang sudah di jelaskan diatas.

Selain Strategi yang sudah dilakukan BerryBenka tadi yang dapat menghambat ancaman pendatang baru, BerryBenka juga dapat melakukan berbagai strategi lainnya seperti menampilkan produk mereka di setiap iklan yang bermunculan di internet atau di  halaman pertama google karena dengan begitu setiap kali orang yang membuka google akan melihat iklan BerryBenka dan dimungkinkan akan membuka iklan tersebut. Dengan strategi seperti ini BerryBenka dapat menarik lebih banyak konsumen sehingga para pendatang baru akan keolahan dalam mengejar pangsa pasar BerryBenka.

 

Daya Tawar Pemasok

Manajemen hubungan pemasok merupakan proses yang menentukan bagaimana suatu perusahaan berinteraksi dengan para pemasoknya. Fungsi pembelian dikembangkan melalui mekanisme komunikasi yang cepat seperti electronic data interchange (EDI) dan jaringan internet. Interaksi dengan pemasok dapat mempengaruhi kelancaran proses produksi yang dilakukan perusahaan manufaktur. Bagi pengecer, interaksi dengan pemasok sangat diperlukan untuk menjamin ketersediaan produk yang akan dijual. Untuk menjamin interaksi ini, diperlukan informasi yang memadai mengenai pemasok. Informasi ini mencakup mengenai product linelead time produk, serta sales terms and conditions

 Selanjutnya, pemantauan kinerja pemasok perlu dilakukan, seperti yang dikembangkan pada modul Supplier Management dalam ERP. Dalam hal ini, teknologi informasi diperlukan untuk dapat menjamin kelancaran hubungan dengan pemasok.

Sebagai direktur IT dari sebuah toko Online besar yaitu Berry Benka, untuk menghadapi tantangan eksternal dalam hal ini supplier, kami akan menerapkan sistem ERP untuk menjamin kelancaran hubungan dengan pemasok. Selain ERP, dengan teknologi informasi kami akan terus berupaya mencari pemasok-pemasok terbaik di dalam maupun luar negeri. Jumlah pemasok yang akan semakin banyak ini dapat dijaga hubungannya dengan bantuan TI. Contohnya untuk melakukan komunikasi dengan pemasok yang tersebar di banyak wilayah bisa dengan mudah dilakukan dengan IT seperti teleconference.

 Salah satu modul operasi dari ERP yang berkaitan dengan hubungan pemasok adalah

  • General Logistik, adalah proses aliran pendistribusian yang efisien dalam pemnyimpanan barang dari titik asal / titik prosuksi ke titik konsumsi. Modul ini juga terintegrsi dengan modul lainnya,misalnya production & planning, enterprise controlling, dll.
  • Material and Management, merupakan modul yang bertujuan untuk mengoptimasi semua proses yang terkait dengan perencanaan, pengadaan, pembelian, sampai penyimpanan material.

 Pilihan software ERP yang akan digunakan adalah SAP.

Beberapa alasan mengapa memilih SAP (dalam hal ini yang ditekankan adalah modul SCM):

  1. Saat ini produk ERP dari SAP sudah mendukung transaksi e-commerce melalui internet.
  2. SAP dapat melakukan pencarian di database melalui internet daftar perusahaan penyedianya. Dari daftar tersebut dapat diperoleh informasi lengkap dan rinci mengenai harga, spesifikasi dan waktu pengiriman jika Anda memesannya langsung dari pabrik/perusahaan penyedianya. Anda tinggal memilih pemasok yang paling sesuai dengan kebutuhan secara real-time dan on-line. Karena daya tawar pemasok rendah, maka untuk menangani banyaknya jumlah pemasok dapat dibantu dengan software ini
  3. Penghematan waktu, biaya dan sumber daya lainnya
  4. Mendukung proses bisnis Berry Benka

Karena Berry Benka beroperasi tanpa gudang (ketika ada pesanan dari konsumen, Berry Benka baru akan mengambil produk yang dipesan dari pemasok), software ini akan sangat bermanfaat untuk memperlancar hubungan dengan pemasok.

  1. SAP kini mendukung bisnis dari berbagai ukuran/skala
  2. Modul SCM terintegrasi dengan modul RCM

Harga

Meskipun SAP tergolong mahal, Berry Benka sebagai bisnis yang berbasis online pasti sudah memiliki dasar-dasar TI (apalagi mengingat sistem Berry Benka yang tidak beroperasi dengan gudang).

Ada 3 macam produk SAP :

  • My SAP Business Suite atau yang lebih dikenal dengan nama R/3. Merupakan produk utama dan pertama dari SAP. Sudah memiliki ratusan customer yang merupakan korporasi di seluruh dunia. Merupakan full customise system, menggunakan bahasa pemrograman sendiri (ABAP). Untuk mengimplementasikan produk yang satu ini, anda perlu meluangkan investasi min US$ 500.000, waktu implementasi min 1 thn, serta team IT yang solid dan capable. Ilustrasinya: Anda ingin membuat rumah, disediakan tanahnya, bahan bangunan, arsitek, kontraktor, buruh, tapi design & perencanaan silahkan anda develop dan rundingkan sendiri dengan resources yang anda miliki.

  • My SAP All-in-One, atau A1, merupakan turunan dari R/3 yang sudah memiliki best practice dari industri vertical tertentu (mis: trading, distribusi, manufacture, building management, etc.) Sama seperti R/3 merupakan full customise system juga, akan tetapi sudah ada rangka best practice-nya. Programming language: ABAP. Untuk mengimplementasikan produk yg satu ini, persiapkan investasi sebesar min US$ 150.000, dengan waktu implementasi min 6 bln, serta team IT yg solid & capable. Ilustrasinya: Kerangka dan design rumah sudah ada, tinggal anda customise sesuai keinginan anda.

  • My SAP Business One atau B1, merupakan produk paling ekonomis dari SAP. Dengan general modul yg bisa dipergunakan di semua jenis perusahaan, B1 memiliki keunggulan dengan adanya fondasi yang kuat, ditopang oleh flexibilitas program mengikuti business proses dari customer menggunakan Add On modul. Investasinya berkisar dari US$ 30.000 – 100.000 dengan waktu implementasi mulai 20 man days. Ilustrasi: bangunan rumah sudah ada, tinggal pilih interior, warna cat, dekorasi dll.

Dengan dasar-dasar TI yang telah ada, Berry Benka bisa memilih produk yang ketiga karena investasinya paling ekonomis dan cepat. Meskipun tidak demikian, anggaplah Berry Benka tidak memiliki dasar-dasar IT yang cukup. Artinya kita membutuhkan dana sekitar US$ 500.000 untuk produk pertama. Dengan semakin banyaknya suntikan dana investasi, Berry Benka akan mampu untuk menerapkan sistem ini. Lagipula dengan banyaknya suntikan dana akan menjadi bukti bahwa kedepannya Berry benka akan semakin potensial dalam menghasilkan laba. Maka, mengingat dari manfaatnya investasi ini cukup menguntungkan.

 (Sumber terkait suntikan dana : http://id.techinasia.com/peroleh-pendanaan-sebesar-usd-5-juta-berrybenka-ingin-jadi-asosnya-indonesia/)

Keunggulan dari SAP SCM

  1. Memungkinkan forecasting bisnis
  2. Analisis supply dan demand
  3. Analisis, perencanaan, dan manajemen kapasitas berbasis order

SAP SCM dibagi kedalam tiga tipe aliran :

  1. Aliran produk
  2. Aliran informasi
  3. Aliran finance

Aplikasi SAP SCM :

Advanced Planner and Optimizer(APO) adalah alat perencanaan untuk demanding dan forecasting dan mendukung rantai pasokan (supply chain) yang terkait perencanaan, keputusan, eksekusi, dan optimasi.

 APO merupakan aplikasi inti dari SCM. Fungsionalitas dari APO:

  1. Demand Planning (DP)
  2. Supply Network Planning (SPN)
  3. Production Planning / Detailed Scheduling(PP/DS)
  4. Global Available to Promise Check (GATP)
  5. APO with BW Product
  6. Transportation Planning / Vehicle Scheduling(TP/CS)
  7. Transport Load Builder

 

Customers

Strategi IT yang dapat dilakukan Direktur untuk menghadapi tantangan dari pelanggan adalah sebagai berikut :

  • Memberikan promo

Berrybenka dapat memberikan promo dengan membuat member gratis untuk 300 pembeli pertama dalam bulan ini dengan pembelian produk minimal 300.000. Member tersebut dapat digunakan untuk memberikan potongan harga 5% untuk semua item. Dengan adanya member bertujuan untuk menarik minat pelanggan agar membeli di toko online kami dan sebagai media promosi bagi Berrybenka.

  • Memberikan jaminan

untuk produk yang sudah dibeli apabila rusak, cacat, maupun tidak sesuai keinginan dalam jangka waktu 7 hari sejak diterimanya barang tersebut. Bertujuan agar pelanggan tidak cepat berpindah ke toko online lainnya, tidak merasa kecewa jika barang tidak sesuai dengan keinginan dan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan serta menciptakan citra positif di mata pealnggan.

  • Memberikan layanan bantuan

Memberikan layanan bantuan di website untuk membantu konsumen dalam pemesanan, pembayaran, pertanyaan dan complain.

  • Menyediakan layanan contact person

Menyediakan layanan contact person di media sosial seperti : instagram, line, twitter, facebook.

Hal tersebut dilakukan agar Berrybenka mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada konsumen dibandingkan dengan toko online lain, sehingga konsumen dapat mempercayakan kebutuhan fashion mereka kepada Berrybenka.

 

 Produk Pengganti

Berrybenka harus meneruskan pengembangkan produk baru. Pengembangan produk dimulai dengan suatu pencarian gagasan bagi produk baru. Sumber gagasan dapat diperoleh dari: konsumen, sales, R&D, Teknisi. Produk pengganti harus diciptakan untuk mempertahankan atau membangun penjualan. Selain itu karena pelanggan menginginkan produk baru dan pesaing berusaha keras untuk memenuhinya. Langkah yang dapat diambil oleh Direktur untuk menghadapi persaingan dalam produk pengganti adalah dengan melalui strategi pemasaran yaitu strategi penetrasi cepat (rapid-penetration strategy) berupa peluncuran produk pada harga rendah dengan biaya promosi yang besar. Strategi ini menjanjikan penetrasi pasar yang paling cepat dan pangsa pasar paling besar.

Berrybenka juga dapat mencoba memperluas pasar untuk mereknya yang mapan dengan mengatur dua faktor yang menghasilkan volume penjualan.

Perusahaan dapat mencoba meningkatkan jumlah pemakai merek dengan tiga cara:

  • Mengubah orang yang bukan pemasar (Nonusers)

Mencoba menarik orang yang belum menggunakan produknya.

  • Masuk segmen pasar baru

Mencoba memasuki segmen pasar baru baik dari segi geografis maupun demografis dan seterusnya

  • Menangkap pelanggan pesaing.

Berrybenka dapat menarik pelanggan pesaing untuk mencoba atau memakai merek itu.

Berrybenka dapat juga meningkatkan volume dengan meyakinkan pemakai merek sekarang untuk menambah penggunaan tahunan dari merek tersebut. Ada tiga strategi:

  • Penggunaan lebih sering

Berrybenka dapat mencoba mendapat pelanggan untuk menggunakan produk itu lebih sering

  • Lebih banyak penggunaan per peristiwa

Berrybenka dapat mencoba menarik pemakai untuk menggunakan lebih banyak produk pada setiap peristiwa.

  • Penggunaan baru dan lebih bervariasi

Berrybenka dapat mencoba menemukan penggunaan baru dari produk dan meyakinkan pemakai untuk menggunakan produk itu dengan cara yang lebih bervariasi.

Berrybenka dapat melakukan modifikasi produk, yaitu :

  • Strategi pengembangan kualitas bertujuan meningkatkan kinerja fungsional produk seperti daya tahannya, keandalan, kualitas dari pakaian atau barang yang dipromosikan oleh Berrybenka.
  • Strategi pengembangan ciri bertujuan menambahkan ciri baru pada Berrybenka seperti ukuran, berat, bahan, bahan tambahan, asesoris yang memperluas keanekagunaan produk, keamanan dan kenyaman.
  • Strategi pengembangan gaya bertujuan meningkatkan penampilan estetis dari produk Berrybenka itu sendiri.

Selain itu Direktur Berrybenka juga dapat memberikan tugas kepada manager produk dengan mencoba mendorong penjualan yaitu memodifikasi satu atau lebih elemen bauran pemasaran, seperti melakukan pemotongan harga, atau diskon pembelian awal untuk harga, untuk kegiatan distribusi lebih banyak pajangan di toko yang telah ada, dan menambah frekuensi iklan melalui internet seperti media sosial, serta tukar tambah barang untuk kegiatan promosi

Pesaing

Berrybenka banyak mempunyai para pesaing, seperti Bhinneka, Zalora, Pinkemma,  dan masih banyak lainnya. Mereka juga menyediakan barang-barang yang serupa dengan Berrybenka jadi untuk menghindari persaingan yang sangat ketat berikut adalah beberapa strategi yang ada:

  • Mengikuti selera konsumen

Bertujuan konsumen agar tidak ketinggalan model dan tidak merasa bosan.

  • Melakukan evaluasi dan inovasi

Persaingan dengan bisnis yang sejenis seringkali tak bisa dihindari. Namun sebenarnya persaingan ini bisa membuat Anda jadi lebih kreatif untuk berkreasi. Dengan persaingan akan membuat Anda jadi lebih inovatif untuk menciptakan sebuah nilai tambah dalam produk yang dijual. Inovasi yang dilakukan dalam berbagai sisi akan menarik pelanggan untuk melirik produk Anda dibandingkan dengan produk pesaing.

Selain inovasi, diperlukan juga evaluasi terhadap kelangsungan bisnis. Anda tak bisa begitu saja tutup mata dalam menjalankan bisnis, sebuah evaluasi terhadap kekurangan dan nilai lebih dalam berbisnis juga diperlukan untuk semakin memajukan bisnis yang dilakukan.

  • Melakukan perluasan pasar

Untuk menghadapi persaingan bisnis, salah satu cara yang bisa digunakan adalah dengan memperluas pasar produk. Perluasan pasar produk ini bisa berarti memperluas fokus dan target market yang disasar. Berrybenka telah melakukan upaya perluasan pasar dengan membuka toko online lainnya yaitu Hijabenka, barang-barang yang dijual atau ditawarkan di Hijabenka lebih difokuskan bagi konsumen yang berhijab. Tidak hanya fashion untuk hijab tetapi Hijabenka juga menjual berbagai aksesoris lainnya, seperti sepatu dan tas.

  • Menonjolkan keunggulan produk

Fokuskan diri untuk lebih menonjolkan keunggulan produk, misalnya dengan cara mempertahankan kualitas produk atau pelayanan prima yang selama ini ditawarkan kepada konsumen. Sehingga  loyalitas konsumen terhadap produk, akan semakin meningkat.

  • Mempelajari kelebihan dan kelemahan pesaing.

Dengan cara ini bisa mengetahui kelebihan apa yang dimiliki pesaing, dan memanfaatkan kelemahan pesaing sebagai peluang untuk memenangkan persaingan pasar. Ciptakan produk yang tidak diciptakan pesaing, atau berikan pelayanan yang tidak disediakan oleh pesaing. Sebab dengan menawarkan apa yang tidak dimiliki pesaing, maka peluang untuk memenangkan pasar semakin terbuka

  • Membuat Sistem

Sebuah sistem usaha yang kuat akan membantu usaha agar bisa bertahan lebih lama dan mendapat keuntungan yang diinginkan. Buat sistem usaha yang stabil dan kuat. Setelah pondasi usaha dirasa kuat, maka lakukan perluasan pasar dengan berbagai sistem usaha yang diinginkan, misalnya membuka cabang, sampai franchise.

  • Membuat event untuk mempromosikan produk

Cara ini masih sering digunakan oleh usahawan, karena minat konsumen untuk berburu barang-barang diskon masih sangat tinggi. Berrybenka sudah melakukan upaya ini dengan memberikan voucher senilai Rp 50.000 kepada konsumen.

Porter’s Value Chain Model

  • Primary Activity
  • Inbound Logistic

kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Berrybenka terkait dengan inbound logistic seperti:

Menerima persediaan barang yang telah dipesan dari para supplier.

Strateginya  : kita melakukan pemesanan persediaan produk sesuai dengan kapasitas gudang dan produk yang sedang laris atau tren saat itu.

Alasan : kita melakukan hal tersebut agar kita dapat selalu menyediakan barang yang saat itu sedang banyak diinginkan oleh pelanggan dan kita tidak bingung mencari tempat tambahan karena terlalu banyaknya stok persediaan dari supplier,

Mengecek ketersediaan barang di gudang secara rutin, jika habis akan melakukan pemesanan lagi kepada supplier, supaya tidak kehabisan barang yang dapat merugikan Indo maupun konsumen.

Strateginya : menggunakan RFID untuk memantau jumlah produk yang tersedia.

Alasan : sehingga ketika jumlah produk yang tersedia tinggal sedikit RFID akan mengirim peringatan agar segera melakukan pemesanan produk tersebut.

Outbound Logistic

Berrybenka melakukan kegiatan pengiriman barang untuk mengantarkan pesanan-pesanan ke konsumen sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan, memberikan layanan dan kualitas terbaik yang dapat memuaskan para pelanggan.

Strateginya : melakukan kerjasama dengan perusahaan pengiriman yang handal, membuat schedule pengiriman kepada konsumen.

Alasannya : agar kita tidak terlambat atau lupa dalam melakukan pengiriman barang terhadap pesanan konsumen. Sehingga konsumen tidak kecewa.

Marketing and sales

Berrybenka memberikan penawaran yang menarik ke pelanggan.

Strategi yang kita lakukan :

  • Menawarkan discount/potongan harga yang menarik
  • Pada event-event tertentu toko kami akan menyediakan barang-barang khusus event tersebut. Ini memudahkan pelanggan dalam pencarian barang-barang tersebut pada event-event yang ada.
  • Memasang iklan melalui media sosial, website Berrybenka dan aplikasi yang ada secara rutin sehingga pelanggan tertarik serta mengetahui produk apa yang kita tawarkan.

Alasan : agar konsumen semakin tertarik untuk berbelanja di Berrybenka dan dapat bersaing dengan baik dengan toko online yang sudah ada.

 Service

Layanan yang disediakan oleh Berrybenka untuk para konsumennya.

Strateginya :

  • Memberikan garansi untuk produk yang rusak/cacat dan juga barang yang tidak sesuai keinginan.
  • Memberikan layanan bantuan di website Berrybenka untuk membantu konsumen dalam pemesanan, pembayaran, dan lain-lainnya.
  • Menyediakan layanan contact person dalam berbagai media sosial seperti : instagram, line, twitter, facebook.

Alasannya : agar kita mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada konsumen dibandingkan dengan toko online lain.

 

Support Activity

Selain melakukan aktivitas utama, Berrybenka juga melakukan aktivitas-aktivitas lain yang dapat mendukung kelancaran jalannya aktivitas utama (aktivitas pendukung). Diantaranya dengan melakukan kegiatan seperti:

Memberikan gaji sesuai dengan ketentuan/perjanjian sebelumnya terlebih dahulu.

Strateginya : memberikan bonus penjualan kepada karyawan jika mereka bisa mencapai target penjualan yang diharapkan.

Alasannya : untuk meningkatkan efektivitas karyawan dan memotivasi karyawan untuk bekerja lebih baik lagi. Sehingga pada akhirnya kredibilitas perusahaan pun akan ikut meningkat.

(Sumber referensi : Rainer Prince Watson, 2012. Management Information Systems: 2nd edition, Wiley, www.berrybenka.com)

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s